Tentang (diterjemahkan dari bahasa Inggris)
Alwan, pekerja media Palestina dan spesialis sulih suara yang berkontribusi untuk berbagai media termasuk platform Midan milik Al-Jazeera, majalah Mugtama, dan Al-Jazeera, serta penyiar radio di Radio Al-Quran Universitas Islam, syahid dalam serangan udara Israel terhadap rumahnya di Jabalia, menurut medianya Midan, Radio Al-Aqsa, surat kabar lokal Palestina Al-Hadath, dan Roya TV yang berbasis di Amman. Dalam unggahan Facebook terakhirnya pada 17 Desember, Alwan menulis: “Setiap pagi, kami bilang tadi malam adalah malam terburuk dalam perang… Semua hari lebih buruk satu dari yang lain. Inilah gambaran singkat perang ini.” Pada 30 November, Alwan mengunggah foto kerusakan rumahnya akibat pengeboman Israel, dan mengatakan dua keponakan perempuannya syahid dalam serangan itu.
Teks asli
Alwan, a Palestinian media worker and voice-over specialist who contributed to multiple media outlets including the Al-Jazeera owned platform Midan, Mugtama magazine, and Al-Jazeera, and was a radio host for the Islamic University’s Holy Quran Radio, was killed in an Israeli airstrike on his home in Jabalia, according to his outlet Midan, the Al-Aqsa Radio, the local Palestinian newspaper Al-Hadath, and Amman-based Roya TV. In his last Facebook post on December 17, Alwan wrote that “On every morning, we say that last night was the worst night in the war… All days are worse than each other. This briefly describes the war.” On November 30, Alwan posted photos of damage to his home by Israeli bombing, saying two of his nieces were killed in the strikes.